Elpiji oh Elpiji

Sedikit informasi mengenai tabung gas Elpiji, semoga bermanfaat ya.

Sumber : Milis NCC, lindawati (linlin08@yahoo.com )

Waspadalah bila anda mencium bau gas di dapur anda. Tak perlu panik,
hampiri tabung gas, lebaskan regulator, bawa tabung ke luar. Periksa
apakah tabung mengeluarkan desis dari mana saja. Bila iya, biarkan
tabung ditempat terbuka sampai gasnya habis. Jangan biarkan ada yang
mendekat. Bila tak terdengar desis, tabung anda baik-baik saja.
Mungkin ada yang lupa mematikan kompor, padahal api kompornya padam
karena sesuatu sebab. Buka pintu dan jendela dapur. Biarkan sampai
bau hilang, jangan menyalakan atau mematikan lampu atau apapun yang
ada di dapur sampai bau hilang.

Semua berita mengenai ledakan tabung Elpiji tidak ada yang
mengkonfirmasi ditemukan tabung yang pecah atau sobek karena isinya
meledak. Tak cukup alasan bagi tabung Elpiji untuk meledak. Jutaan
tabung dilempar-lempar, dipanggang terik matahari, semua siksaan ini
dapat ditahan oleh baja dan lasan tabung, sekalipun tabung tidak
ber-SNI karena bikinan Cina (tapi berlogo Pertamina).

Jadi, menurut hemat penulis, tabung tak akan meledak pada suhu
normal (tekanan sekitar 7 atmosfir) karena tabung dirancang tahan
sampai 28 atmosfir Kemungkinan besar, Elpiji bocor dengan deras dari
tabung, melalui celah antara katup tabung dan regulator, lantaran
sekatnya tidak melaksanakan tugas seperti seharusnya. Gambar-2
menunjukkan sekat dimaksud, yakni cincin yang terbuat dari karet,
berwarna hitam.
.

Mekanisme pemasangan regulator untuk tabung 3 dan 12 kg adalah tipe
clip-on. Gambar-3 adalah diagram yang memperlihatkan mekanisme
penahan regulator dan pembuka katup, regulator pada posisi OFF.

menunjukkan posisi regulator ON. Pengait menahan regulator tetap
ditempat, plunger menekan katup sehingga membuka, mengalirkan uap
Elpiji ke dalam regulator.

Ilustrasi pemasangannya pada tabung

Perhatikan bahwa hanya ada satu pengait, sehingga regulator dapat
bergoyang-goyang bila tersentuh. Demikian pula, hanya ada satu
penyekat antara regulator dengan katup. Cincin penyekat itu.Tabung,
katup, regulator, dan selang bukanlah penyumbang utama dalam musibah
Elpiji di tanah air. Benda-benda ini dipakai juga di banyak negara
tanpa menimbulkan masalah berarti. Regulator tipe clip-on adalah
favorit karena kemudahannya dalam memasang dan melepaskannya.
Tekanan yang masuk ke regulator adalah tekanan penuh dari Elpiji. Di
negri kita berkisar antara 5 sampai 7 atmosfir, tergantung campuran
elpijinya dan suhu ruang. Tekanan ini cukup besar, kira-kira sama
dengan tekanan kompressor tambal ban di pinggir jalan.

Tekanan sebesar ini sepenuhnya harus ditahan oleh cincin sekat hitam
yang ditunjukkan pada Gambar-2. Inilah tempat kebocoran utama yang
dapat membuat ruangan menjadi eksplosif. Inilah sambungan yang
paling rawan, dan bocor atau tidak ditentukan oleh kualitas cincin
penyekat (seal) ini. Tentu saja bila mulut katup pada tabung penyok
atau cuil berat bagian tengahnya, seal sebaik apapun tak dapat menyekat.

Masih ada dua sambungan lagi yang juga diributkan, yakni sambungan
antara regulator dengan selang, dan diujung selang lainnya, yaitu
sambungan antara selang dengan kompor. Kedua sambungan ini tidak
menanggung beban berat, karena tekanan dalam selang, yaitu tekanan
keluaran dari regulator, sangat rendah. Tekanannya cuma sekitar 30
milibar (1,03 atmosfir). Tekanan sebesar ini tidak dapat keluar dari
lubang yang dibuat dengan tusukan jarum pada selang. Seandainyapun
keluar, jumlahnya tak akan cukup untuk membuat ruangan menjadi
eksplosif, karena gas lebih cepat menyebar dibandingkan dengan
pasokan dari kebocoran disini.

Selain itu regulator juga memiliki kapasitas, yang membatasi aliran
gas yang keluar. Kapasitas umum regulator clip-on adalah 2 kilogram
per jam. Gas bocor sebanyak 2 kg dalam dapur dengan ukuran sedang
dapat meledak bila terpicu bunga api dari saklar lampu yang
dinyalakan atau dimatikan.

Jadi kalau selang putus, dan tak diketahui selama sejam, bahaya
mengancam.

Kebocoran pada seal yang tidak baik mutunya bisa lebih dari 2 kg per
jam.

Bagaimana kebocoran pada kompor, misalnya karena lupa tidak
mematikan katup kompor padahal kompor tidak menyala? Kepala kompor
yang normal kapasitasnya mungkin seperempat kilogram per jam. Dapur
bisa berbahaya bila ada satu kepala kompor yang tidak ditutup dalam
waktu semalam.

Sebagai langkah pengamanan, Elpiji untuk konsumsi masyarakat harus
diberi bau dengan kadar minimal 25 mililiter per ton Elpiji. Pembau
yang digunakan adalah ethyl-mercaptan, senyawa hidrokarbon dengan
belerang, baunya seperti durian atau telur busuk, tergantung siapa
yang menciumnya. Ini zat tak berwarna dengan keenceran seperti
bensin premium, dan cair dalam suhu dan tekanan ruang. Oleh karena
itu ia harus dilarutkan dengan baik dalam Elpiji, agar bila elpiji
bocor, dia juga keluar dan memberikan peringatan kepada yang
menciumnya. Baunya kini dikenal sebagai bau gas.

Jadi masalahnya saya kira bukan tabung, regulator, selang atau
kompor . Tapi penyekat karet kecil itu dan kadar pembau dalam Elpiji.

Masa Kadaluwarsa Tabung LPG

Tahukah anda jika TABUNG nya gas elpiji ada masa kadaluwarsa- nya ?
Jika anda beli gas, harap diperiksa lebih dahulu, kapan TABUNG
tersebut berakhir masa pakainya.

Penulisan kadaluwarsa berupa “ALFA CODE”. Contoh: ” A 09 ”
A = Januari – Maret
B = April – Juni
C = Juli – September
D = Oktober – Desember
maka A 09 adalah : Jan- Mart tahun 2009

Sebarkan pengetahuan ini , barangkali anda bisa menyelamatkan
seseorang. Ini penting karena gas yg sdh kadaluwarsa bisa berbahaya.
Jangan main2 pentinggggg. Thanks untuk yang mau mengerti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s