Sedikit info penting tentang E kode

Ini secuil info yang aku dapat tentang E kode. Sempet heboh juga ya di FB tentang E kode ini, aku juga ikutan posting hehhehheh. Ternyata juga bikin resah teman-teman yang tinggal diluar negeri sana, yang tinggal di negara minoritas muslimnya. Nah salah satu teman FB saya mbak Ike kartika hermawan mencoba mencari informasi banyak mengenai E kode ini. Alhamdulilah dapat dan tentunya lega karena beliau tinggal di negara yang minoritas muslimnya. Aku juga perlu posting ini di blog, sapa tau bermanfaat ya, karena aku juga tinggal di pulau yang muslimnya minor. Aku juga sempet kaget lho karena aku lihat magnum ada kode E nya, padahal kan itu es krim enak🙂. Setelah baca-baca ini jadi lega. Alhamdulilah, gak mungkin dong label halal ditempel gitu aja di label Magnum🙂. Lega…lega…lega….

Sebagai perantau yang minoritas, maka kita dituntut untuk jeli mengetahui halal-haramnya bahan makanan yang hendak kita konsumsi. Namun, informasi ini berguna juga untuk sahabat-sahabat di Tanah Air, sebagai ikhtiar untuk mencerdaskan diri dalam mencerna sebuah berita tentang halal-haram suatu makanan. Hari ini baru aja nguping di Radio Pengajian tentang emulsifier khususnya jenis E472, Ustadz Nanung Danar Dono sebagai narasumber live dari Glasgow menyampaikan beberapa contekan tentang derivatif jenis-jenis emulsifier.

Klarifikasi E-number yang dituduh mengandung lemak babi:

E100 = curcumin (pewarna dan fitokimia dari kunyit)

E110 = pewarna sunset yellow (syubhat, karena bisa diekstrak dari bahan yang tidak halal)

E120 = cochineal/carminic acid (asam karminat), bisa saja haram kalau diekstrak dari bahan haram (sementara menurut Mazhab Hanafi, zat ini dikatagorikan haram)

E140 = klorofil (ini hanya ada di tanaman, aneh kalau pakai lemak)

E141 = senyawa komplek tembaga dari klorofil

E153 = arang kayu tanaman (sumber karbon hitam)

E 160 = caroteen, pewarna kuning, halal

E160 e = syubhat (tergantung apakah dilapisi gelatin atau tidak). Kalau dilapisi gelatin dari babi atau hewan yang tidak disembelih secara syar’i, haram

E210 = asam benzoat (asam organik yang dipakai sebagai pengawet, diekstrak dari tanaman)

E213 = kalsium benzoat

E214 = ethyl 4-hydroxybenzoate

E216 = propyl 4-hydroxybenzoate

E252 = potassium nitrate (KNO3), garam untuk pengawet (garam koq ditambahi lemak, jadinya terus apa nanti?)

E270 = asam laktat (asam organik yang dipakai utk pengawet)

E280 = asam propionat (asam organik yang dipakai utk pengawet)

E325 = sodium lactate (garam dari asam laktat)

E326 = potassium laktat

E327 = kalsium laktat

E334 = asam tartarat (syubhat; haram jika diolah dari khamr/wine)

E335 = sodium tartarat (syubhat; haram jika diolah dari khamr/wine)

E336 = potasium tartarat (syubhat; haram jika diolah dari khamr/wine), dikenal sebagai cream of tartar

E337 = potasium sodium tartarat (syubhat; haram jika diolah dari khamr/wine)

E422 = gliserol, senyawa turunan lemak. (Statusnya syubhat. Haram jika pakai lemak babi atau lemak hewan halal yg tidak disembelih secara syar’i. Kalau dari lemak tanaman, maka ia halal)

E440 = pektin (emulsifier dari tanaman)

E470 = garam natrium, potassium & kalsium dari asam lemak(Statusnya syubhat. Haram jika pakai lemak babi atau lemak hewan halal yang tidak disembelih secara syar’i. Kalau dari lemak tanaman, maka ia halal)

E471 = mono-dan diglycerides dari asam lemak (Statusnya syubhat. Haram jika pakai lemak babi atau lemak hewan halal yang tidak disembelih secara syar’i. Kalau dari lemak tanaman, maka ia halal)

E472 = ester dari mono-dan diglycerides dari asam lemak (Statusnya syubhat. Haram jika pakai lemak babi atau lemak hewan halal yang tidak disembelih secara syar’i. Kalau dari lemak tanaman, maka ia halal)

E473 = ester sukrosa dari asam lemak (Statusnya syubhat. Haram jika pakai lemak babi atau lemak hewan halal yg tidak disembelih secara syar’i. Kalau dari lemak tanaman, maka ia halal)

E474 = sukro-gliserida (Statusnya syubhat. Haram jika pakai lemak babi atau lemak hewan halal yg tidak disembelih secara syar’i. Kalau dari lemak tanaman, maka ia halal)

E475 s/d E478 = semua adalah turunan asam lemak (Statusnya syubhat. Haram jika pakai lemak babi atau lemak hewan halal yg tidak disembelih secara syar’i. Kalau dari lemak tanaman, maka ia halal)

E475 s/d E478 = semua adalah turunan asam lemak (Statusnya syubhat. Haram jika pakai lemak babi atau lemak hewan halal yg tdk disembelih secara syar’i. Kalau dari lemak tanaman, maka ia halal)

E621 = monosodium glutamat, syubhat (tergantung medianya)

E627 = sodium guanilat, halal (dari tumbuhan)

E631 = sodium inosinat, syubhat

Mungkin belum menjelaskan secara detil, tapi untuk saya pribadi, lumayan jelas untuk mengklasifikasi mana yang halal (secara dzati) meski tidak ada cap halal dari Majelis Ulama setempat. Sebelum menyebarkan sebuah berita, sebaiknya kita bertabayyun terlebih dahulu, use our sharpest intelligence, jangan mudah termakan rayuan “Incredible Hoax”🙂

One thought on “Sedikit info penting tentang E kode

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s